Benci Tapi Rindu Produk Luar Negeri ala Pak Jokowi

Setelah episode pencabutan investasi minuman keras berakhir, Pak Jokowi kembali menuai kontroversi.

Beliau menyatakan sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia:
“Produk-produk dalam negeri gaungkan, gaungkan juga benci produk-produk luar negeri. Bukan hanya cinta, tapi benci. Cinta barang kita, benci produk luar negeri,” ucap Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021, Kamis (4/3).

Sumber: Detik Finance

Wah, Pak Jokowi ngga boleh lho Pak, ngajakin orang buat membenci.
Karena itu melanggar undang-undang.
Membenci = Hate
Pidato = Speech

Jadi Bapak bisa-bisa dikenai pasal Hate Speech 😂 Bercanda lho pak, jangan ditangkap…

Nah, bicara soal produk asing.. perusahaan asing di Indonesia ini setidaknya ada 25.919, termasuk pabrik-pabrik besar seperti LG Electronics, Denso, Panasonic. Tiga perusahaan tadi saja bersama 4 perusahaan lainnya baru-baru ini memasukkan uang 11,9 Triliun ke devisa Indonesia plus menyerap tenaga kerja 30.000 orang.

Itu baru 7. Berarti ada 25.912 lainnya yang berkontribusi pada devisa kita.

Coba.
Ada Unilever. Danone. P&G. Astra. Honda. Yamaha. Apple. Samsung. dll.

PPN-nya saja 297 Miliar tahun 2020.
Belum investasi berupa modal, perijinan, dan lain-lain. Bahlil Lahadahlia (ini susah bener namanya) bahkan menyatakan target BKPM tahun ini dapat investasi relokasi sebanyak US$ 67,33 miliar atau 976-an triliun. Wew!

Ketakutan saya malah kalau pernyataan Beliau tadi didengar perusahaan-perusahaan kelas dunia tadi. Karyawan-karyawannya kan netizen Indonesia juga, nih.

Pasti cepet banget kabar tadi beredar di kalangan mereka. Kalau disampein ke atasan-atasannya gimana? Kok jadi saya yang repot ya.

Ajakan Pak Jokowi untuk mencintai produk dalam negeri sejatinya memang ajakan yang sangat baik. Kualitas produk dalam negeri pun sebetulnya tidak (semua) kalah dengan produk luar negeri.

Hanya saja, Beliau pun harus tahu bahwa jumlah produksinya belum tentu dapat memenuhi permintaan maupun standar orang-orang kita.

Sebagian besar masyarakat Indonesia tanpa diajak untuk mencintai produk sendiri, sudah pakai juga kok.

Peralatan elektronik kipas angin pakai maspion yang bisa duduk dan berdiri itu, dispenser pake sanken, rice cooker pakai miyako.
Material bangunan pakai produk dalam negeri dari galvalum sampai semen Gresik.
Baju banyak anak muda pakai baju distro.

Laptop pakai Axioo.
HP pakai Mito.
Tas pakai Eiger.
Makan pakai …Indomie..selerakuuuu (nyanyi)

Kurang cinta apa, coba?

Tapi yang ngga mungkin untuk saat ini kita pakai mobil Esemka, terus terang Pak.
Atau motor listrik buatan Bambang Soesatyo, Bike Smart itu.

Bukan masalah ngga yakin kualitasnya. Tapi yang namanya pasar terbuka, tentu kita juga mencari yang worth the money.

Kalau sama-sama 100 jutaan, kenapa kita harus beli pickup Esemka daripada pickup Grand Max atau Carry?

Sumber: CNN Indonesia

Atau kenapa harus pakai Bike Smart kalau dengan harga yang sama bisa beli Vario (baca: second)?

Percuma juga Bapak minta untuk membenci karena nantinya kaum the have di Indonesia akan tetap membeli produk impor atau label asing.

Daripada kita yang disuruh membenci, bagaimana jika pemerintah yang mengusir semua perusahaan asing sekaligus melarang distribusi produk asing?

Barangkali ke depannya kita bisa berkembang seperti Negara Vanuatu atau Papua Nugini.

Kalau alasannya untuk mendukung UMKM, masalahnya perusahaan tadi tidak head to head dengan UMKM kita. Tapi justru dengan perusahaan yang skalanya sudah besar juga. Ada baiknya, pemerintah berpikir lebih keras bagaimana supaya UMKM bisa ekspor produk mereka. Sehingga, UMKM lebih berkembang dan masyarakat kita pun ngga malu pakai atau konsumsi produk-produk UMKM.

Nah.. Pak Jokowi mungkin dalam hal ini harus mencontoh Bosnya Maspion, jadi cukup berkata: “Cintailah Plodak Plodak Indonesia!”

Published by Redaksi Komenin Semua

Komenin semua hal yang sekiranya agak menggugah perasaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: